Langsung ke konten utama

Monggo Lenggah

```MONGGO LENGGAH CAK```

"Monggo Lenggah Cak" // Silahkan Duduk Cak (bahasa kromo alus Jawa). Begitulah kalimat pertama yang ingin saya sampaikan pada jenengan
Cak Nun. Begini Cak?

Saya tidak sekaliber Mbah Sudjiwo Sutejo selaku Presiden The Jancuker's, yang dengan renyahnya teriak:
"Cak Cuk Cak Cuk" untuk menghibur wajah jenengan yang tampak letih setelah jenengan berotasi selama puluhan tahun dari mimbar ke mimbar yang apik dan sarwo adem ayem itu.

Saya ini siapa?
Duduk di Majelis Maiyahe jenengan saja tidak pernah. Bukan karena tidak mau tapi tidak berani Cak.

Tidak berani menatap wajah jenengan, jujur... Walau sekedar mendengar orasi jenengan secara langsung dari kejauhan saja saya takut.

Tapi entah ini akan dipermasalahkan atau tidak sekali lagi saya matur: "Monggo lenggah Cak".

Jenengan itu kalo saya panggil Guru kok belum sepadan dengan semua jasa jenengan terhadap anak negeri.

Cap capane glugut pinoro pitu, saya ini siapa? Seniman kelas cangkrukan model saya kok nggaya manggil jenengan Guru, jenengan terlalu tinggi untuk disebut Guru bagi saya pribadi.

Gak pantes Cak, maksudnya saya yang gak pantes menyebut jenengan Guru, mulut blepotan saya ini lebih pantes nyebut bahwa saya ini "gedibale jenengan saja".

Gedibal // derajat rendah dihadapan tuannya (bahasa Jawa kasar). La wong nyatanya begitu Cak???!!!!

Meskipun saya tahu jenengan gak butuh gedibal model cangkrukan kaya gini. Bahkan saya yakin jenengan gak setuju dengan adanya istilah gedibal, tapi inilah fakta yang sesungguhnya.

Cak, panjenengan sampun yuswo (sudah mulai menua), tapi semangat jenengan untuk mengejawantahkan ngelmu Jawa agar orang Jawa tidak hilang Jawanya seakan tidak ada istilah akhir.

Betapa tulusnya jenengan mengelus punggung anak-anak muda itu yang sedang mencari jati dirinya. Jenengan timang-timang mereka dengan penuh kasih sayang, jenengan tuntun satu persatu tangan mereka yang kehilangan Tuhan-nya hingga mereka menemukan siapa sejatinya yang pantas disebut TUHAN.

Jenengan ajari mereka membangun kebahagiaan didalam jiwa agar mereka tidak terpaku pada kesenangan semu duniawi belaka.

Jenengan ajarkan mana nikmat yang hakiki dan mana kepuasan nafsu yang imitasi. Jenengan lepas topeng-topeng materialisme keartisan, bangkit dan berjuang untuk negeri ini demi sekedar berkata:

"Le cah bagus, Nduk cah ayu... Aku bukan pejabat, aku bukan artis, aku dudu idola kaum bermuka dua, aku adalah aku, aku datang bukan sebagai seniman atau budayawan, tapi aku datang sebagai bapakmu, aku datang sebagai orang tua yang memiliki tanggung jawab besar untuk kalian, aku dudu pahlawan kesiangan dan gak butuh disebut pahlawan. Omahmu endi Le, Nduk, aku wae sing moro".

Duh Gusti Robbi... Meniko jejering Malaikat nopo manusia. Mungkin ini yang disebut tuanku Sri Mapanji Jayabhaya sebagai perwujudan Brahmananya kaum Jawa. Mungkin saya keliru menyimpulkan begini, toh jenengan tidak gumun dipuji Cak.
Mau apapun isi atau makna tulisan ini gak akan ngefek kagem panjenengan. Panjenengan sudah ngambah langit, tapi saya? Ngambah tanah saja masih belum jejeg (tegak).

Nyuwun agunging samodro pangaksami Cak, nyuwun sewu, monggo lenggah Cak.

Jenengan tampak kurang tidur dan jarang makan.
Monggo lenggah Cak, mereka tidak tahu kondisi jenengan, tapi saya tahu persis tabir sumamburat yang  tampak dari wajah jenengan.
Jenengan terlihat sangat prihatin Cak.
Jenengan prihatin mikir kami-kami yang belum lulus jadi manusia.
Jenengan prihatin kenapa bangsa ini belum juga dewasa-dewasa, sedangkan umur jenengan sudah semakin menua.
Sekali lagi gedibal cangkrukan ini mohon,
Monggo Lenggah Cak....

```SNK```

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AC

COPAS..... 😁😁😁 Penting nih biar listrik nda boros.. Knpa ac aku nyalain 24 jam dan ngirit ga boros.. Karna aku tau triknya Kamu Harus Tau #wajib baca bagi pengguna AC #8 rahasia tentang penggunaan AC yang perlu kamu ketahui 😗 1.Suhu 26℃ dari AC adalah suhu yang paling tepat, nyaman dan tidak menyebabkan sakit. Meski tubuh manusia sendiri sudah bisa menyesuaikan suhu tubuh, tapi kemampuan tersebut juga ada batasnya. Bila suhu luar dan suhu dalam ruangan berbeda terlalu jauh, kamu pun bisa dengan mudah jatuh sakit. Suhu 26℃ adalah suhu dalam ruangan yang paling cocok, dan suhu ini pun paling membuat AC-mu irit. 2. Saat udara terlalu panas dan lembab, ubah mode AC menjadi "Dry" Saat musim hujan, udara akan terasa lebih panas dan lembab, nah pada saat ini, kamu ahrus mengubah mode AC-mu dari "cool" menjadi "dry". Mode "dry" ini tidak hanya bisa menyerap udara lembab, tapi juga bisa membantumu irit banyak! Saat kamu menyalakan mode "cool...

BUNDA YUNI KISAH KASIHNYA

Saya menemukan tulisan ini baru minggu yl langsung saya share. Sesungguhnya saya sdh menjalankan apa yg ada dlm tulisan ini sdh berpuluh th yg lalu. LUPAKAN CANCER KITA...LUPAKAN...LUPAKAN.... Dan saya lupakan, ya masukkan peti semua medical record dokter. putera saya sampai mengira saya bohong, mana bu medical recordnya? Saya mengambil keputusan " Biarlah dunia menganggap saya bohong, saya tdk akan pernah membuka medical record saya,  saya sdh berusaha melupakan sakit saya dan saya berhasil melupakan ,menidurkan Ca saya dan saya bisa hidup normal dg cinta kasih saya pd Allah yg Maha Penyayang dg memberikan bantuan dan kasih kpd yg membutuhkan, itu urusan saya....bukan urusan Orang lain, putera saya, menantu saya, suami saya bahkan saudara kandung saya... Diusia saya 65th saya masih bisa menikmati indahnya merawat bayi yg dibuang oleh ibunya sendiri, bayi yg lahir tanpa memiliki keluarga kecil apa lagi keluarga besar... Semua orang terdekat saya menentang saat saya menerim...