Langsung ke konten utama

EMHA LAPISAN OZON SPIRITUAL

Lapisan Ozon Spiritual
Oleh Emha Ainun Nadjib

Ada sepasang gelandangan setengah tua sedang asyik bergandengan tangan di tepi jalan, tiba-tiba diseruduk oleh motor dari belakang. Mereka terpental dan terserak ke aspal. Si wanita pingsan, si laki-laki luka parah wajahnya.

Seorang teman saya berlari berusaha membantu. Orang-orang bengong saja di kejauhan. Mobil-mobil yang distop kebetulan tak ada yang sempat berhenti, sehingga teman saya itu membecakkan korban ke rumah sakit.

Menurut pendapat Anda, kenapa orang segan menolong orang celaka?

“Mungkin karena wegah urusan.”

“Repot kalau jadi saksi di pengadilan.”

“Kenapa begitu?”

“Karena ada atmosfer ketidakpastian hukum.”

Mungkin itu benar, tapi terasa terlalu “menuduh”. Kita perlu lebih objektif menilai masalah itu.

“Sangat merepotkan untuk terseret-seret oleh proses peradilan. Juga secara psikologis ada perasaan umum bahwa pengadilan tidak cukup membuat rakyat merasa at home, karena mungkin belum sungguh-sungguh merupakan Rumah Keadilan.”

Pada suatu hari teman saya itu mengalami kecelakaan. Orang-orang cepat mengerubunginya. Tapi ternyata bukan untuk menolong, melainkan untuk merampoki uang dan apa saja yang ada di kantong dan tubuhnya. Baru seusai “kenduri” ada satu-dua orang menolongnya. Anda punya pendapat soal itu?

“Rasa kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kesadaran etik telah di-KO oleh kelaparan ekonomi, kerakusan egoistik, dan keterpecahan sosial.”

“Itu simptoma dari semacam rasa sinisme bawah sadar dari kejiwaan masyarakat. Sinisme terhadap ketidakadilan dan ketidakpastian. Karena mereka tidak cukup menghirup udara keadilan dan kepastian, maka secara naluriah mereka juga tak perlu merasa harus bersikap adil.”

“Menurut saya itu kegagalan yang serius dari pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Tingkat tertentu dari ketidaksertaan sosial ekonomi telah meminta ongkos melunturnya kualitas mental dan moral manusia.

Ketika teman saya membawa gelandangan tadi masuk rumah sakit, ditanyai oleh petugas: “Siapa yang menanggung pasien ini?” Teman saya yang getir menyaksikan si korban itu kejet-kejet, menjawab spontan: “Tuhan!” Apakah itu tergolong “ongkos” yang Anda maksud?

“Ya! Ongkos penurunan nilai kemanusiaan itu bukan sekadar terjadi secara personal, tapi juga institusional.”

Ada ongkos lain menurut Anda?

“Ada banyak. Misalnya saja soal kesungguhan hidup dan sikap sosial. Kalau tiap hari kita dikelilingi ancaman egoisme, ketidakadilan, dan ketidakpastian, maka secara psikologis kita tak merasa ada gunanya untuk bersungguh-sungguh membangun kehidupan, untuk jujur dan mengembangkan diri. Contoh lain misalnya menyangkut elan kerja dan etos kerja. Kalau birokrasi kita diperalat untuk kepentingan pribadi atau egoisme kelas kekuasaan, kita merasa siasia untuk kerja keras mengembangkan karier. Yang kita kembangkan hanya modal untuk menyogok atau menjilat. Kalau sistem tak menjamin mekanisme yang rasional dari peningkatan karier, maka kualitas produksi setiap pekerjaan kita akan mandul….”

Dengan jujur saya kemukakan bahwa Anda telah mengatakan yang sebenarnya ingin saya katakan. Terus terang, kadang-kadang “elan kreatif” saya untuk mengemukakan dan mengerjakan kejujuran dan keadilan—memang menurun gara-gara atmosfer semacam itu. Lapisan ozon spiritual kita memang makin robek-robek.

Yogya Post, 6 April 1990
Posted DTrenggana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AC

COPAS..... 😁😁😁 Penting nih biar listrik nda boros.. Knpa ac aku nyalain 24 jam dan ngirit ga boros.. Karna aku tau triknya Kamu Harus Tau #wajib baca bagi pengguna AC #8 rahasia tentang penggunaan AC yang perlu kamu ketahui 😗 1.Suhu 26℃ dari AC adalah suhu yang paling tepat, nyaman dan tidak menyebabkan sakit. Meski tubuh manusia sendiri sudah bisa menyesuaikan suhu tubuh, tapi kemampuan tersebut juga ada batasnya. Bila suhu luar dan suhu dalam ruangan berbeda terlalu jauh, kamu pun bisa dengan mudah jatuh sakit. Suhu 26℃ adalah suhu dalam ruangan yang paling cocok, dan suhu ini pun paling membuat AC-mu irit. 2. Saat udara terlalu panas dan lembab, ubah mode AC menjadi "Dry" Saat musim hujan, udara akan terasa lebih panas dan lembab, nah pada saat ini, kamu ahrus mengubah mode AC-mu dari "cool" menjadi "dry". Mode "dry" ini tidak hanya bisa menyerap udara lembab, tapi juga bisa membantumu irit banyak! Saat kamu menyalakan mode "cool...

BUNDA YUNI KISAH KASIHNYA

Saya menemukan tulisan ini baru minggu yl langsung saya share. Sesungguhnya saya sdh menjalankan apa yg ada dlm tulisan ini sdh berpuluh th yg lalu. LUPAKAN CANCER KITA...LUPAKAN...LUPAKAN.... Dan saya lupakan, ya masukkan peti semua medical record dokter. putera saya sampai mengira saya bohong, mana bu medical recordnya? Saya mengambil keputusan " Biarlah dunia menganggap saya bohong, saya tdk akan pernah membuka medical record saya,  saya sdh berusaha melupakan sakit saya dan saya berhasil melupakan ,menidurkan Ca saya dan saya bisa hidup normal dg cinta kasih saya pd Allah yg Maha Penyayang dg memberikan bantuan dan kasih kpd yg membutuhkan, itu urusan saya....bukan urusan Orang lain, putera saya, menantu saya, suami saya bahkan saudara kandung saya... Diusia saya 65th saya masih bisa menikmati indahnya merawat bayi yg dibuang oleh ibunya sendiri, bayi yg lahir tanpa memiliki keluarga kecil apa lagi keluarga besar... Semua orang terdekat saya menentang saat saya menerim...