JUDGEMENT
Secara sadar atau tidak, kita pernah melakukannya, entah secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi alias hanya terbersit dalam hati. Dan tanpa sadar, sebenarnya kalau kita sadar, kita tak ada bedanya dengan mereka yang suka melakukan penghakiman terhadap prilaku seseorang.
Ketika kita menilai orang lain begini atau begitu, bukankah hal tersebut kembali lagi terhadap kita sendiri? Iya, jika penilaian itu adalah penilaian yang baik, jika penilaian yang buruk? Dan, belum tentu orang yang kita nilai itu seburuk atau sebaik dugaan kita bukan? Kita hanya melihatnya dari luar, apa yang kita lihat atau dengar melalui mata atau telinga kita.
Kita tak punya hak untuk menilai seseorang, cukuplah Allah Swt yang menilai hambaNya. Kita hanya berkewajiban untuk bersikap husnudzan terhadap siapapun atau apapun.
Pepatah mengatakan:
Don't judge a book from it's cover.
Jika ingin menilai seseorang, maka bergaullah dengannya, bertransaksilah dengannya, lihat bagaimana ia menjalankan ibadahnya. Jika kau temui sesuatu yang buruk tentangnya, maka, cukuplah dirimu yang mengetahuinya. Tak perlu menyebarkan aibnya ke mana-mana. Karena ketika kau menyebarkan aib seseorang, secara langsung kau tengah menyebarkan aibmu sendiri.
Dan ingatlah satu hal, Allah Swt akan menyembunyikan aib-aib kita ketika kita menyembunyikan aib saudara seiman kita, bukan begitu sahabat?
Be wise with your words you say.
Be wise with your mouth.
Mulutmu harimaumu
Jarimu adalah Pisau Tajammu
😊😊
Komentar
Posting Komentar