[Pertemuan singkat kami Jumat itu 26 mei 2017] w/ Adisty Watie
.
"Tidak ada yang kebetulan di dunia ini" karena segala sesuatu memang sudah diatur olehNya, begitupula pertemuan kami berempat dengan guru kami, Ibu Adi Tri.
"Suatu gelombang itu memiliki frekuensi dan interval, dan jika dua gelombang memiliki frekuensi&interval yg sama, maka akan terjadi resonansi dan keduanya pun bertemu." Ucap Bu Adi Tri.
(Ucapan itu tiba tiba mengingatkan saya pada datangnya Jodoh, hehe😜)
.
Beliau mengajarkan cara untuk menikmati hidup. Salah satunya cara untuk melewati masa transisi (dalam pergaulan mahasiswa).
"Galau itu wajar, yang penting solusinya"
Beliau selalu mengingatkan bahwa kita tidak perlu takut pada masalah, karena kita memiliki Allah Yang Maha Besar yang sesungguhnya lebih dekat dari urat nadi kita.
Beliau mengatakan bahwa kita hrs slalu berpikir positif. Otak merupakan pusat yang memengaruhi seluruh pekerjaan tubuh kita. Jika kita berpikir positif, maka kita akan memberikan energi positif kedalam tubuh. Begitupun sebaliknya.
Ah, beliau merupakan sosok guru yang merambah motivator. Dari beliau pun kami belajar untuk menjadi orang yang suka memberi, dan tdk perhitungan dlm memberi.
Bagi kami, beliau lah inspirasi yang sebenarnya.
Dari nya pun saya mendapat banyak sekali pembelajaran. Saya jadi bs lebih semangat lagi menjalani hidup. Dan saya janji akan mencoba untuk slalu bersyukur dgn apa yg sudah saya punya.
Terimakasih atas ilmu yg tdk saya dptkan di dunia perkuliahan bu. Doakan kami ya bu, semoga kami bs menjadi siswa/alumni yg bs ibu banggakan.
I truly appreciate your kind words.
Thankyou for being our best teacher, Bu Adi.
May Allah bless you with a long and healthy life❤
.
Your physics student,
Achyadini Fairuz (Ushi).
Komentar
Posting Komentar