Setelah st scant
Saya Shock karena tak terpikir dalam perjalananku hidupku ada makhluk baru yang selama ini terdengar menyeramkan. Tak terbayang tumor sebesar 6x 5x 4.3 cm ada dikepala dan baru memberi reaksi pd bagian tubuh aku terutama otak sebagai pusat syaraf. Waktu itu usiaku 35 masih cukup muda untuk ukuran ibu rumah tangga menikah baru 6 tahun , putri kecilku masih TK usia 5 th
Apa yang terpikir ?
Konsul didampingi suamiku ke spesialis docter bedah. Pertama ke RSCM nyari Prof.dr Padmo ... ke RS St.Corollus RS.Mitra Jatinegara dan saya lupa entah ke mana lagi
Semua hasil konsul menyatakan bahwa saya harus operasi minimal 3x buka tengkorak krn besarnya ukuran tumor kalau tidak akan terjadi pendarahan
Yang menarik adalah pertemuan konsul terakhir dengan docter yang berinisial J yg 17 tahun lalu baru saja lulus spesialis Bedah syaraf dari Jerman mengatakan pada saya bahwa bila you tidak datang pada saya seminggu setelah pertemuan ini untuk operasi saya angkat tangan.
Ya Allah ... semula serasa mendengar petir sebegitu gawatkah kondisi tumor otak saya ? Waktu itu saya juga belum paham menginioma itu apa.
Saya terdiam dalam hitungan detik terlintas hidupku selanjutnya adalah keluar masuk rumah sakit anakku masih TK
Karena sepertinya begitu gawatnya kondisi saya dan diberi waktu 1 minggu, terbayang olehku kalau jalan operasi aku ambil hidupku akan keluar masuk rumah sakit karena proses 3 x bedah tengkorak nggak mungkin jangka pendek buka tutup kepala kan ya ? Belum kalau tiap sesi pembedahan ada masalah
Tapi beryukur dalam hitungan detik juga saya mengambil keputusan tidak operasi tidak bertemu docter bedah lagi apapun konsekuensinya saya nikmati saja hidup yang tak lama lagi menurut prediksi docter
Usai konsul saya berdiri tegak mengucapkan Bismillah saya akan menikmati sisa hidup saya tanpa operasi. Tuhan yang punya nyawa saya, aku akan memohon pada Tuhanku yang terbaik dalam hidup aku.
Long story berlanjut ....
Bekasi 17 ramadhan 1438H
Komentar
Posting Komentar