TERPENJARA PIKIRAN 15 Juli 2019
Tatkala hidup
Berjalan tanpa ilmu hidup dan kehidupan
Sungguh melelahkan
Sungguh menyedihkan
Sungguh mengcewakan
Saat jantungku berdegup takut
hidupku berasa dlm tekanan
Saat hari hariku berasa penuh luka dan lara
Saat inginku terbekukan
Saat marahku memuncak
Saat tangisku menguras air mata
Kupenjarakan hasratku padsmu belasan tahun
Karena hanya dng itu impas dng beku harapku
Mimpiku dalam cekam
Badanku menggigil panas dingin
Anak anak hidup menjadi korban ego
Titik nandir terjadi
Saat Tuhan kirim kesadaran atas makna kehidupan
Melalui teraphis
Melalui pusat self healing
Kumulai bisa tersenyum
Dan mentertawakan diriku
Dan mentertawakanmu
Melayang dng kepak sayapku
Walau msh ada yg tersisa sebuah penjara yg ingin ku sepakat mo dibuka atau dibiarkan bersahabat itu tergantung harga ego kita
Jika berakhir dng persahabatan itupun indah
Jika berakhir dng luruhnya ego pada hasrat yg tentu sdh melemah ...itupun pilihan
Hidup hanyalah pilihan pilihan
Setiap pilihan akan diikuti konsekuensi
Yang manapun ...
Terimakasih Tuhan
Minimal aku pernah bahagia dan merdeka
Sebagai pribadi
Lahir sendiri
Pulang sendiri
Lahir atas izinMu
Pulang dipangkuanMu
Komentar
Posting Komentar