Langsung ke konten utama

Hemifacial Spasm

TRIGEMINAL NEURALGIA and HEMIFACIAL SPASM CARE CENTER

1. Trigeminal Neuralgia
Trigeminal Neuralgia adalah suatu jenis kelainan dimana ditandai dengan adanya nyeri wajah di satu sisi, nyeri tajam dan hilang timbul kadang sampai mengganggu aktifitas.

Karena lokasi nyeri sering di sekitar mulut dan pipi, kelainan ini banyak dikaitkan dengan masalah di gigi maupun di sinus. Padahal sebenarnya nyeri berasal dari saraf yang teriritasi atau tertekan.

Saraf trigeminal atau saraf ke V adalah saraf yang berhubungan dengan kelainan ini.

Secara normal sarat trigeminal ini mensarafi area wajah, gusi, mulut maupun hidung. Sehingga bila saraf ini mengalami iritasi ama area diatas yang terkena efeknya berupa rasa tebal sampai nyeri berat.

Gejala khas lainnya biasanya nyeri timbul setelah diprovokasi, misalnya setelah wajah disentuh, saat sikat gigi, mengunyah, terkena angin bahkan saat memakai make up di wajah.

Saraf trigeminal ini mempunya 3 cabang di wajah :

Cabang ophtalmik (area wajah)
Cabang maksilaris ( area rahang atas )
Cabang mandibularis (area rahang bawah)

Tergantung cabang yang terkena maka tempat nyeri juga sesuai dengan area wajah tertentu. Trigeminal Neuralgia bisa terjadi pada semua umur, tetapi yang tersering pada usia diatas 50 tahun.

Nyeri akibat trigeminal neuralgia ini biasanya semakin lama semakin memberat, walaupun sudah meminum obat secara teratus dan dosis sudah maksimal.

Hal ini sering mengganggu penderita, bahkan kadang obat yang diminum sudah menimbulkan efek samping.

Da beberapa penyebab Trigeminal Neuralgia, yang paling sering adalah akibat penekanan oleh pembuluh darah disekitar saraf trigeminal ( sekitar 95% ).

Penyebab lainnya adalah tumor dan penyakit multiple sclerosis.

Penanganan awal kasus Trigeminal Neuralgia adalah obat-obat penghilang nyeri, pada sebagian besar kasus cukup efektif menghilangkan gejala.

Tetapi penggunaan obat-obatan ini harus dimonitor karena penggunaan secara lama dan dosis yang tinggi dapat mengganggu fungsi hati dan ginjal.

Penanganan lainnya adalah dengan tindakan operasi Microvascular Decompression, suatu prosedur operasi untuk menghilangkan tekanan pembuluh darah pada saraf trigeminal.

Prosedur ini cukup efektif dan angka keberhasilannya cukup tinggi (diatas 90%).

Penanganan operatif kasus Trigeminal Neuralgia diindikasikan pada kasus dengan nyeri berat yang tidak membaik dengan obat-obatan. Selain itu juga bila pemakaian obat sudah menimbulkan efek samping yang bisa membahayakan kesehatan secara umum.

Pemilihan jenis penanganan sangat individual dan berbeda dari kasus satu dengan yang lainnya.

Sebelum menjalani terapi sebaiknya berkonsultasi dengan spesialis saraf dan spesialis bedah saraf yang terkait.

Trigeminal Neuralgia bisa disembuhkan dengan terapi yang tepat dan aman.

2. Hemifacial Spasm

Hemifacial Spasme adalah suatu kelainan neuromuskular yang ditandai dengan adanya kedutan (twitching) atau kontraksi (spasm) otot-otot wajah disatu sisi. Penyakit ini bersifat kronis yang semakin lama semakin memberat dan tidak disertai rasa nyeri. Sering mengenai otot-otot sekitar mata, sehingga terlihat mata sering berkedip tanpa bisa dikendalikan.

Hemifacial Spasme terjadi akibat penekanan atau iritasi dari saraf fasialis (saraf ke VII) oleh pembuluh darah disekitarnya. Penekanan inilah yang menyebabkan saraf fasialis tidak bekerja secara normal, yang menyebabkan kontraksi otot-otot wajah tidak bisa dikendalikan.

Selain dengan gejala klinis, diagnosis ditegakkan dengan MRI kepala untuk melihat penyebab pasti Hemifacial Spasme. Kadang sebagian kecil kasus bisa disebabkan karena tumor otak. Hemifacial Spasme tidak bisa dihilangkan dengan obat-obatan. Sehingga perlu terapi lain secara lebih invasif diantaranya dengan injeksi Botulinum Toxin. Terapi secara suntik lokal ini akan mengurangi gejala secara temporer, sehingga biasanya perlu penyuntikan secara berkala. Tetapi penanganan yang dianjurkan adalah dengan bedah mikro Microvascular Decompression (MVD). MVD akan menyembuhkan secara total dan permanen kelainan ini. Dengan tehnik bedah mikro akan terlihat jelas saraf fasialis, akar saraf fasialis di batang otak dan pembuluh darah yang menekan atau menjepit. Sehingga bagian pembuluh darah yang menekan bisa dihilangkan dengan tehnik tertentu.

Keberhasilan operasi untuk Hemifacial Spasme sangat tinggi (>95%) dan ini juga tergantung dari beratnya gejala dan lamanya menderita. Di Brain & Spine Center RS. Mitra Keluarga Surabaya, tindakan Microvascular Decompression merupakan salah satu standar penanganan yang sering dilakukan untuk kasus Hemifacial Spasme dan angka keberhasilannya sangat tinggi. Dengan tehnik bedah mikro dan ditunjang alat-alat yang canggih dan modern, kasus-kasus Hemifacial Spasme bisa ditangani dengan baik dengan hasil yang memuaskan dan nyaman bagi pasien.

3. Operasi Microvascular Decompression (MVD)

Operasi MVD dilakukan dengan pembiusan umum supaya aman dan nyaman bagi pasien. Area operasi adalah dibelakang telinga (retrosigmoid), sayatan kulit biasanya cukup 3-4 cm

Dengan tehnik bedah mikro dengan menggunakan mikroskop bedah saraf dan kadang dibantu dengan alat neuroendoskopi amaka akan memudahkan identifikasi dan diseksi saraf dan jaringan disekitarnya secara aman dan tepat.

Bila sudah jelas didapatkan pembuluh darah yang menekan, maka penekanan harus dihilangkan dengan beberapa cara, diantaranya dengan memasang Teflon Pledge diantara pembuluh darah dan saraf sebagai bantalan. Selain itu juga dengan cara translokasi, dimana pembuluh darah dipindah tempatnya sehingga tidak menekan saraf lagi.

Operasi MVD berlangsung antara 2 sampai 3 jam tergantung kasus dan setelah operasi pasien akan diobservasi selama 1 hari di ICU, kemudian baru dirawat selanjutnya diruangan.

Secara umum angka keberhasilan operasi MVD sangat tinggi dan dibanding tehnik terapi lain angka kekambuhan setelah operasi sangat kecil.

http://mitrakeluarga.com/surabaya/trigeminal-neuralgia-and-hemifacial-spasm-care-center/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

AC

COPAS..... 😁😁😁 Penting nih biar listrik nda boros.. Knpa ac aku nyalain 24 jam dan ngirit ga boros.. Karna aku tau triknya Kamu Harus Tau #wajib baca bagi pengguna AC #8 rahasia tentang penggunaan AC yang perlu kamu ketahui 😗 1.Suhu 26℃ dari AC adalah suhu yang paling tepat, nyaman dan tidak menyebabkan sakit. Meski tubuh manusia sendiri sudah bisa menyesuaikan suhu tubuh, tapi kemampuan tersebut juga ada batasnya. Bila suhu luar dan suhu dalam ruangan berbeda terlalu jauh, kamu pun bisa dengan mudah jatuh sakit. Suhu 26℃ adalah suhu dalam ruangan yang paling cocok, dan suhu ini pun paling membuat AC-mu irit. 2. Saat udara terlalu panas dan lembab, ubah mode AC menjadi "Dry" Saat musim hujan, udara akan terasa lebih panas dan lembab, nah pada saat ini, kamu ahrus mengubah mode AC-mu dari "cool" menjadi "dry". Mode "dry" ini tidak hanya bisa menyerap udara lembab, tapi juga bisa membantumu irit banyak! Saat kamu menyalakan mode "cool...

BUNDA YUNI KISAH KASIHNYA

Saya menemukan tulisan ini baru minggu yl langsung saya share. Sesungguhnya saya sdh menjalankan apa yg ada dlm tulisan ini sdh berpuluh th yg lalu. LUPAKAN CANCER KITA...LUPAKAN...LUPAKAN.... Dan saya lupakan, ya masukkan peti semua medical record dokter. putera saya sampai mengira saya bohong, mana bu medical recordnya? Saya mengambil keputusan " Biarlah dunia menganggap saya bohong, saya tdk akan pernah membuka medical record saya,  saya sdh berusaha melupakan sakit saya dan saya berhasil melupakan ,menidurkan Ca saya dan saya bisa hidup normal dg cinta kasih saya pd Allah yg Maha Penyayang dg memberikan bantuan dan kasih kpd yg membutuhkan, itu urusan saya....bukan urusan Orang lain, putera saya, menantu saya, suami saya bahkan saudara kandung saya... Diusia saya 65th saya masih bisa menikmati indahnya merawat bayi yg dibuang oleh ibunya sendiri, bayi yg lahir tanpa memiliki keluarga kecil apa lagi keluarga besar... Semua orang terdekat saya menentang saat saya menerim...